Tokoh PA 212: Kedudukan Habib Rizieq Lebih Tinggi Dari Presiden Dan Apapun Di Dunia Ini
Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menilai,
kedudukan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq
Shihab lebih tinggi dari Presiden dan apapun di dunia ini.
Hal tersebut disampaikan Novel terkait ramainya pemberitaan soal
peluang Habib Rizieq maju di Pilpres 2024 mendatang.
“Buat saya Imam besar Habib Rizieq Syihab adalah Imam besar yang
kedudukanya lebih tinggi dari presiden atau apapun di dunia ini,
karena beliau menuntun kami kepada keselamatan dunia dan
akhirat,” kata Novel kepada netralnews.com, Senin (10/8/2020).
Karenanya, tokoh FPI ini menyebut Habib Rizieq tidak memerlukan jabatan di pemerintahan dengan
periode tertentu, ataupun mengikuti sebuah kontestasi politik.
“Oleh sebab itu beliau tidak memerlukan periode jabatan dan tidak memerlukan proses pemilihan,
karena Allah sudah jadikan beliau manusia pilihan, dan umat Islam
yang lurus memilih dan mentaati setiap saat dan sosok beliau di setiap zaman.
Namun demikian, lanjut Novel, jika sudah menjadi ketetapan Allah dan
ulama serta rakyat menghendaki Habib Rizieq menjadi presiden,
maka pihaknya siap mengawal Habib Rizieq di Pilpres 2024 nanti.
“Karena dunia bukan tujuannya (Habib Rizieq). Namun fatwa politik
beliau selalu ditunggu dan ditaati. Kalau memang qodarullahnya rakyat
bersama ulama dengan perjuangannya menjadikan beliau
presiden, maka kami siap mengawalnya,” ungkap Novel.
kedudukan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq
Shihab lebih tinggi dari Presiden dan apapun di dunia ini.
Hal tersebut disampaikan Novel terkait ramainya pemberitaan soal
peluang Habib Rizieq maju di Pilpres 2024 mendatang.
“Buat saya Imam besar Habib Rizieq Syihab adalah Imam besar yang
kedudukanya lebih tinggi dari presiden atau apapun di dunia ini,
karena beliau menuntun kami kepada keselamatan dunia dan
akhirat,” kata Novel kepada netralnews.com, Senin (10/8/2020).
Karenanya, tokoh FPI ini menyebut Habib Rizieq tidak memerlukan jabatan di pemerintahan dengan
periode tertentu, ataupun mengikuti sebuah kontestasi politik.
“Oleh sebab itu beliau tidak memerlukan periode jabatan dan tidak memerlukan proses pemilihan,
karena Allah sudah jadikan beliau manusia pilihan, dan umat Islam
yang lurus memilih dan mentaati setiap saat dan sosok beliau di setiap zaman.
Namun demikian, lanjut Novel, jika sudah menjadi ketetapan Allah dan
ulama serta rakyat menghendaki Habib Rizieq menjadi presiden,
maka pihaknya siap mengawal Habib Rizieq di Pilpres 2024 nanti.
“Karena dunia bukan tujuannya (Habib Rizieq). Namun fatwa politik
beliau selalu ditunggu dan ditaati. Kalau memang qodarullahnya rakyat
bersama ulama dengan perjuangannya menjadikan beliau
presiden, maka kami siap mengawalnya,” ungkap Novel.
